Benarkah Ibu Rumah Tangga adalah Perempuan yang Tidak Bekerja?
Malam itu, setelah makan malam di rumah, saya mendengar suara ribut-ribut di luar. Suaranya seperti orang yang sedang berteriak. Bukan hanya satu, tapi ada beberapa suara. Tidak biasanya ada keributan di lingkungan tempat tinggal saya. Saya terkejut, cemas, sekaligus penasaran. Ada apa? Saya pun buru-buru ke depan. Khawatir ada sesuatu yang membahayakan lingkungan. Kebakaran, misalnya. Duh, jangan sampai! Begitu sampai di luar, saya lebih terkejut lagi. Ada Mbak Indira, tetangga yang tinggal di depan rumah. Dia sedang berteriak-teriak sambil menangis, tepat di depan rumahnya. Mas Umar, suaminya, sedang membujuknya untuk masuk ke dalam rumah. Namun, semakin dibujuk, teriakan dan tangisan Mbak Indira semakin kencang. Mas Umar pun jadi kewalahan. Semakin lama, semakin banyak tetangga yang berdatangan. Mereka sama dengan saya, terkejut dan penasaran dengan hal yang terjadi. Namun, setelah tahu bahwa ini adalah urusan rumah tangga, saya jadi malu. Saya pun memutuskan untuk cepat-cepat...